Dalam merancang sistem industrial automation dan penggerak mesin pabrik, memilih jenis Variable Speed Drive (VSD) atau inverter tidak cukup hanya dengan melihat besarnya daya motor (kW). Karakteristik beban, jenis mesin, kebutuhan kontrol, lingkungan kerja, hingga fungsi spesifik dalam sistem industri harus diperhitungkan secara cermat.
Schneider Electric menghadirkan berbagai seri inverter untuk menjawab kebutuhan tersebut, dua di antaranya yang paling populer adalah Altivar 310 (ATV310) dan Altivar 610 (ATV610). Meskipun sama-sama berfungsi mengendalikan kecepatan motor, kedua seri ini dirancang untuk target aplikasi yang berbeda.
Lantas, apa saja beda ATV310 dan ATV610? Simak panduan lengkapnya di bawah ini sebelum Anda menentukan inverter yang tepat untuk kebutuhan industri Anda.
Mengenal Inverter Schneider ATV310 dan ATV610
1. Schneider Altivar 310 (ATV310)
Inverter ATV310 merupakan frequency inverter yang dirancang terutama untuk aplikasi mesin industri umum (industrial machines) dan mesin manufaktur. Keunggulan utamanya terletak pada desain yang compact (hemat ruang panel), proses instalasi yang praktis, serta fungsi pengaturan terintegrasi. Seri ini mendukung motor asynchronous tiga fase (380–460 V) dengan rentang daya 0,37 kW hingga 22 kW pada konfigurasi Heavy Duty (HD) dan hingga 30 kW pada konfigurasi Normal Duty (ND).
2. Schneider Altivar 610 (ATV610)
Sementara itu, Inverter ATV610 dikembangkan secara khusus untuk mengoptimalkan kinerja aplikasi pompa dan fan (pump & fan). Seri ini mencakup rentang daya yang jauh lebih besar, yakni 0,75 kW hingga 400 kW, dan banyak digunakan di sektor water & wastewater, oil & gas, building management (HVAC), serta energy plant.
Perbedaan ATV310 dan ATV610 dari Sisi Aplikasi Industri
Perbedaan paling mendasar dari kedua unit ini terletak pada target segmen pengaplikasiannya di lapangan:
- Penggunaan ATV310 (Fokus Mesin Produksi): Didedikasikan untuk kebutuhan pengaturan mesin umum yang membutuhkan kontrol fleksibel dan praktis. Contoh aplikasinya meliputi sistem conveyor, mesin packaging, material handling, machine tools, hingga mesin tekstil.
- Penggunaan ATV610 (Fokus Fluida & Ventilasi): Dirancang khusus untuk menangani beban variabel pada sistem fluida dan sirkulasi udara skala menengah hingga besar. Contoh aplikasinya meliputi pompa distribusi air, sistem pendingin gedung (HVAC), booster pump, dan fan proses pabrik.
Tabel Perbandingan Spesifikasi ATV310 vs ATV610
Untuk memudahkan Anda dalam melihat beda ATV310 dan ATV610, berikut tabel perbandingan spesifikasinya:
| Parameter Spesifikasi | Altivar 310 (ATV310) | Altivar 610 (ATV610) |
| Fokus Aplikasi Utama | Mesin industri umum & OEM | Sistem Pompa dan Fan (Fluids & HVAC) |
| Tegangan Suplai | 380–460 V AC (3 Fase) | 380–415 V AC (3 Fase) |
| Rentang Daya Motor | 0,37 – 22 kW (HD) / s.d. 30 kW (ND) | 0,75 – 400 kW |
| Dukungan Tipe Motor | Motor Asynchronous Tiga Fase | Motor Asynchronous & Synchronous |
| Proteksi Enclosure | IP20 | IP20 / IP41 (tergantung varian) |
| Fitur Terintegrasi | Modbus RS-485, Display LED | Integrated DC Choke, EMC Filter, Modbus RS-485 |
Perbandingan Sistem Kontrol dan Integrasi
Dari segi sistem kontrol, Inverter ATV310 menyediakan metode kontrol motor Voltage/Frequency (V/F), V/F energy saving, dan Sensorless Vector Control (SVC). Integrasinya dengan sistem industrial automation didukung oleh port Modbus RS-485 bawaan.
Di sisi lain, Inverter ATV610 dibekali dengan fitur perangkat keras yang lebih lengkap untuk kebutuhan industri berat, seperti integrated DC choke untuk meredam harmonisa dan EMC filter bawaan. Selain itu, ATV610 menyediakan opsi modul I/O tambahan serta fleksibilitas protokol komunikasi yang lebih luas untuk dihubungkan ke sistem PLC atau SCADA pabrik.
Kapan Anda Harus Memilih ATV310 atau ATV610?
Gunakan Inverter ATV310 Jika:
- Kebutuhan utama Anda adalah mengendalikan kecepatan motor pada mesin industri sederhana hingga menengah.
- Membutuhkan dimensi inverter yang ringkas agar hemat tempat di dalam panel kontrol.
- Daya motor yang digunakan berada di bawah 22 kW (Heavy Duty) atau 30 kW (Normal Duty).
Gunakan Inverter ATV610 Jika:
- Inverter dipasang untuk menggerakkan sistem pompa air industri, HVAC, atau fan proses.
- Sistem membutuhkan daya motor yang besar (hingga 400 kW).
- Membutuhkan fitur penyaring harmonisa (DC Choke) bawaan untuk menjaga kualitas daya listrik di area pabrik.
Tips Menentukan Tipe Inverter Schneider yang Tepat
- Identifikasi Jenis Beban: Tentukan apakah beban tergolong constant torque (conveyor/mesin) atau variable torque (pompa/fan).
- Periksa Nameplate Motor: Cek tegangan, daya (kW), dan arus nominal (Ampere).
- Tentukan Duty Rating: Sesuaikan apakah aplikasi membutuhkan Normal Duty (ND) atau Heavy Duty (HD).
- Cek Kebutuhan Komunikasi: Pastikan dukungan modul komunikasi sesuai dengan arsitektur PLC atau sistem monitoring yang digunakan.
- Pilih Kode Produk (Reference Number) yang Tepat: Konsultasikan kode reference produk dengan teknisi untuk menghindari kesalahan spesifikasi.
Mengetahui beda ATV310 dan ATV610 akan membantu Anda memilih produk yang efisien secara biaya dan optimal secara fungsi. ATV310 merupakan solusi compact yang handal untuk berbagai mesin produksi, sedangkan ATV610 merupakan pilihan utama untuk pengoperasian sistem pompa dan fan berkapasitas besar.
Cari Inverter Schneider ATV310 & ATV610 Original? Dapatkan di vsdpedia!
Selalu percayakan kebutuhan produk Schneider Electric Anda kepada distributor resmi Schneider Indonesia. Sebagai penyedia barang resmi/ original schneider, vsdpedia menyediakan unit inverter original, garansi resmi, serta layanan konsultasi teknik untuk mendukung sistem industrial automation di perusahaan Anda.
Hubungi Tim Ahli vsdpedia Sekarang untuk Konsultasi Produk & Dapatkan Penawaran Harga Terbaik!
